
Snowflake
Delivery Snowflake Data Cloud
Snowflake memisahkan storage dan compute agar enterprise Indonesia dapat menskalakan analitik tanpa provisioning kapasitas warehouse tetap. Metrodata membantu klien mengonsolidasikan database pelaporan yang terfragmentasi, replika operasional, dan feed data eksternal ke lingkungan Snowflake terkelola yang dapat diakses analis, data engineer, dan tim aplikasi.
Implementasi mencakup desain arsitektur, ingestion dari SAP, core banking, CRM, dan sumber IoT, akses berbasis role yang selaras kebijakan kepatuhan internal, serta pemantauan biaya saat pola query bertumbuh. Snowflake Marketplace dan secure data sharing mendukung analitik konsorsium di layanan keuangan dan program publik yang memerlukan kolaborasi terkontrol.
Metrodata menghubungkan Snowflake ke tool BI, pipeline reverse ETL, dan workflow machine learning agar insight mencapai sistem operasional dan kanal pelanggan. Tuning performa dan isolasi workload menjaga laporan regulasi dan tutup buku bulanan tetap prediktif.
Sebagai bagian dari praktik data Metrodata, proyek Snowflake selaras dengan landing zone cloud, kontrol cybersecurity, dan middleware integrasi agar platform data memperkuat investasi ICT yang ada, bukan menduplikasinya.